Rabu, 11 Agustus 2010

Tristar Cooking School

Selamat Datang di Tristar Culinary Institute


Sekolah Kuliner Pencetak Chef


TRISTAR Culinary Institute merupakan suatu lembaga pendidikan dan pelatihan kerja professional di bidang Tata Boga & Patiseri yang dapat dilanjutkan ke jenjang Program Diploma 3(D3) dengan gelar Ahlimadya(Amd). Dengan kurikulum terstruktur serta fasilitas yang menunjang, mambuat TRISTAR mampu menghasilkan orang-orang yang memiliki ketrampilan di bidang kuliner dan profesionalisme dalam bekerja di bidangnya.

>


TRISTAR Culinary Institute merupakan suatu lembaga pendidikan yang menghasilkan orang-orang yang memiliki ketrampilan di bidang kuliner dan profesionalisme dalam bekerja di bidangnya. Belajar, bekerja, berkarir, serta mampu menciptakan dan menjalankan usaha sendiri merupakan tujuan dari TRISTAR Culinary Institute sebagai salah satu sekolah kuliner dan pariwisata terkemuka dan terbaik di Indonesia.

Hasil Fruit Carving

Teknik pengajaran di TRISTAR Culinary Institute, lebih ditekankan kepada kegiatan praktek setiap hari, yang lebih mengutamakan teknik pembuatan dan pengolahan produk makanan standar internasional. Kegiatan praktek setiap hari didapatkan mahasiswa pada tahun pertama dan kedua untuk jurusan Patiseri dan Tata Boga, dan dapat melanjutkan ke jenjang Program Diploma 3 dengan gelar AMd (Ahli Madya). Seluruh bahan praktek perkuliahan sudah disiapkan oleh pihak TRISTAR Culinary Institute sebagai pihak penyelenggara.

FlambeDengan didukung fasilitas kelas ber-AC, dapur lengkap standar hotel bintang 5 dan mesin industri makanan, ruang bar/cafe, ruang karaoke, wi-fi zone, dan tenaga pengajar yang sudah berpengalaman, diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk dipersiapkan menjadi tenaga-tenaga ahli di bidang kuliner dan pariwisata.

Ice Carving

Para mahasiswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan magang/on job training selama enam(6) bulan di hotel bintang 4 atau hotel bintang 5. untuk menambah wawasan serta mengaplikasikan ketrampilan yang telah didapat selama belajar di kampus.

TRISTAR Culinary Institute memiliki tiga(3) program pendidikan profesional Diploma1, D2, dan D3,

Dengan jurusan :

1. Patiseri (Baking & Pastry)
2. Tata Boga (Kuliner)
3. Tristar Tourism Academy - Usaha Perjalanan Wisata

Jenjang Studi lanjutan D3, S1, S2 di Swiss.
Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management



ginger bread 2

Pendaftaran:
TRISTAR CULINARY INSTITUTE
Sekolah Kuliner Pencetak Chef.
Jl. Raya Jemursari 234
Surabaya
Jawa Timur
Indonesia
Tel. (62)31-8433224-8433225
Fax. (62)31-8432050
Mobile:(62)081 7321024. Flexi (62)31-81639992

Sekilas mengenai Tristar Culinary Institute

Tristar Culinary Institute adalah lembaga pendidikan resmi yang memberikan pendidikan keahlian dan ketrampilan paling tepat yaitu dengan kuliah praktik setiap hari. Pada tahun pertama dan kedua, anda dididik dan dibekali dengan ilmu teknik mengolah masakan, roti-kue dan minuman dari seluruh dunia. Di tahun yang ketiga, anda akan belajar tentang manajemen restaurant dan perhotelan.

Para mahasiswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan magang/on job training selama enam(6) bulan di hotel bintang 4 atau hotel bintang 5. untuk menambah wawasan serta mengaplikasikan ketrampilan yang telah didapat selama belajar di kampus.
Tristar Culinary Institute juga didukung oleh fasilitas: Ruang kelas ber Ac, Kitchen Standard hotel bintang 5 (Dapur Kuliner, Dapur Patiseri & Dapur Catering), Mesin industri Makanan, Dosen Pengajar Professional, Ruang Bar/café dan Karaoke, Wi-fi Zone, Lab Komputer, Tempat Parkir yang Luas.

Tristar Culinary Institute mempunyai program pendidikan professional Diploma 1, D2 dan D3. Jurusan : Patiseri (Baking & Pastry), Tata Boga (Culinary), Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata.

Apa keunggulan Tristar Culinary Institute dibandingkan dengan perguruan tinggi lain?
1. Sistim belajar yang setiap hari praktik akan membekali mahasiswa dengan keahlian.
2. Mahasiswa dapat belajar sambil bekerja, artinya mahasiswa di pagi hari kuliah, siang/sore hari bisa mengaplikasikan ilmunya dengan bekerja.
3. Tersedia lowongan kerja di Hotel bintang 4 atau 5 baik didalam/luar negeri, Kapal Pesiar, Restaurant, Bar, Café, dll.
4. Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 kerjasama dengan perguruan tinggi dalam negeri & Swiss.
5. Lulusan Tristar juga bisa mengelola usaha sendiri dengan membuka Café, Restaurant, Toko bakery, Food Courts di Mal

Tristar Culinary Institute menerima mahasiswa baru. Setiap Triwulan: April – Juli- September – Januari.

Tristar Cooking School, Sekolah Kuliner dengan Fasilitas Sangat Lengkap.

Akademi Kuliner Tristar - Tristar Baking & Cooking School - Sekolah Tata Boga.

Ginger Bread 1Ginger Bread 1

Pembuatan Chocolate Praline

Pembuatan Chocolate Praline
pengolahan coklat praline 2Pengolahan coklat praline 2

Video Company Profile

Fruit Carving

Kegiatan Perkuliahan Tataboga

Kegiatan Perkuliahan Patiseri

Lezatnya Aneka Masakan Seafood - Kursus Kuliner Tristar


Aneka hidangan seafood yang terdiri dari udang, ikan, kerang, cumi-cumi dan kepiting sudah sangat populer di masyarakat. Bahkan kini kita dapat dengan mudahnya menemukan berbagai makanan ini di jajanan kaki lima. Karena harga dari makanan tersebut relatif cukup mahal, maka banyak orang yang menginginkan untuk belajar memasak aneka seafood. Sehingga mereka bisa membuat sendiri makanan tersebut di rumah. Hal inilah yang melandasi Tristar Culinary Institute sebagai lembaga pelatihan atau kursus dan program pendidikan profesional bidang kuliner untuk mengadakan kursus dengan tema Aneka Kepiting.



Adapun kursus memasak dengan materi Aneka Kepiting ini diadakan di Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya ini terdiri dari dari 3 macam materi masakan berbahan kepiting meliputi Kepiting Singapore, Kepiting Lada Hitam dan Kepiting Asam Manis. Acara kursus ini sendiri diadakan pada hari Rabu (14/07) pukul 13.30 WIB dengan jumlah peserta 4 orang. Tak hanya datang dari Surabaya saja, namun peserta kursus ini ada yang datang jauh-jauh dari Kalimantan untuk mengetahui cara tepat mengolah kepiting.
Metode kursus yang ditawarkan di Tristar Culinary Institute adalah metode Hands On yaitu peserta diberi kesempatan untuk praktik langsung. Namun sebelum peserta kursus praktik, terlebih dahulu Yanuar selaku pengajar memberikan penjelasan tentang segala hal mengenai berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Peserta pun menyimak segala penjelasan dengan seksama. Dalam kesempatan ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang berbagai hal yang kurang jelas. Seketika itu pula Yanuar memberikan jawaban atas pertanyaan para peserta dengan sejelas-jelasnya.

Setelah penjelasan selesai diberikan, maka kini saatnya para peserta kursus ditugaskan untuk menyiapkan berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Para peserta pun dengan antusias menuju meja dapur dan mulai memotong, menimbang dan membersihkan semua bahan yang akan digunakan dalam praktik memasak. Bahkan masing-masing peserta diajarkan cara membersihkan kepiting dengan cara yang tepat.

Kemudian setelah semua bahan siap, para peserta yang masing-masing sudah diberikan tugas secara bergantian mulai mempraktikkan materi yang diajarkan secara bergilir. Dan tentu saja, Yanuar selaku pengajar selalu mendampingi para peserta dalam mempraktikkan materi kursus. Dalam sesi ini para peserta juga selalu diberikan berbagai tips seputar bahan dan cara memasak yang tepat.


Peserta kursus yang belum mendapatkan giliran untuk praktik, bisa menyimak materi peserta lain yang sedang dipraktikkan. Sehingga dengan metode seperti ini diharapkan para peserta bisa dengan cepat menyerap materi yang diajarkan.



Materi yang pertama dipraktikkan kali ini adalah Kepiting Singapore. Kepiting yang sudah dibersihkan ini terlebih dahulu digoreng, kemudian bumbu-bumbu ditumis, kepiting dimasukkan dan terakhir putih telur dimasukkan hingga menyerupai serabut dan dimasak hingga matang. Materi yang kedua adalah Kepiting Sapi Lada Hitam. Hampir sama dengan pembuatan Kepiting Singapore, kepiting yang sudah dibersihkan terlebih dahulu digoreng sebelum nantinya dimasukkan ke dalam tumisan bumbu dan bahan lainnya. Menyusul materi selanjutnya adalah pembuatan Kepiting Asam Manis yang cara pembuatannya setelah kepiting digoreng kemudian bagian atasnya disiram dengan sausnya.
Selain ingin membuka usaha di bidang kuliner, peserta yang mengikuti jalannya kursus ini karena hobby memasak. “Karena sekeluarga suka makan enak dan kebetulan saya hobby memasak ya akhirnya saya mengikuti kursus memasak kepiting ini agar saya bisa memasaknya di rumah” ujar Murtiningsih, salah seorang peserta dari Surabaya. Selesai dengan berbagai materi kursus yang diajarkan, para peserta bisa membawa pulang hasil masakan yang sudah dipraktikkan./nv

Selasa, 03 Agustus 2010

Kuliah Patiseri - Pelajaran Menghias Wedding Cake

Menghias cake untuk acara istimewa seperti pernikahan harus dibutuhkan ketrampilan khusus. Tentu di acara istimewa itu setiap orang pasti menginginkan segalanya berjalan dengan sempurna. Dan sudah tentu dibutuhkan tenaga profesional untuk mengerjakan sebuah cake untuk pernikahan atau biasa disebut dengan wedding’s cake. Untuk itu, kali ini mahasiswa TRISTAR Culinary Institute diajarkan cara menghias wedding’s cake secara intensive selama 1 minggu.

Perkuliahan jurusan patiseri TRISTAR Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya ini menggunakan sistem praktik setiap hari. Hal ini terbukti sangat efisien, karena mahasiswa menjadi sangat terlatih dan terampil dalam berbagai proses pengolahan berbagai produk pastry dan bakery. Seperti pada perkuliahan yang berlangsung hari Jumat (21/05) kali ini, para mahasiswa diajarkan cara menghias wedding’s cake secara berturut-turut selama 1 minggu dengan berbagai tema yang berbeda setiap harinya.


Jadwal kuliah yang dimulai pukul 8 pagi ini diawali dengan teori dan berlanjut dengan praktik bersama. Mahasiswa yang terdiri dari 11 orang ini dibagi dalam 2 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan tugas untuk menyelesaikan 1 macam menghias wedding’s cake. Adapun tema wedding’s cake yang diusung kali ini adalah Rosemary cake dan White Satin Cake.

Dengan pengarahan dari Pak Otje selaku pengajar, para mahasiswa mulai mempraktikkan materi yang diajarkan. Para mahasiswa-pun saling bekerja sama agar wedding’s cake yang dihasilkan benar-benar sempurna. Adapun bahan yang digunakan untuk menghias cake kali ini adalah plastik icing dan hiasan bunga dari gum paste. Proses demi proses menghias mulai dilakukan, mulai dari melapisi sterofoam dengan plastik icing, membuat hiasan pita dan menancapkan bunga gum paste sebagai pemanis.


Selang beberapa waktu, akhirnya wedding’s cake yang dihias-pun telah selesai dihias. Tampak cantik, menarik dan rapi wedding’s cake yang dibuat oleh para mahasiswa. Bahkan Pak Otje selaku pengajar tampak puas dengan hasil menghias wedding’s cake yang dibuat oleh para mahasiswa-nya.